Sabtu, 15 September 2018

BUKAN PERTANYAAN

Tags

PERTANYAAN YANG TIDAK INSFIRATIF

Saya selalu berfikir bahwa secara umum kita sebagai manusia diciptakan dalam kapasitas yang sama dan kesempatan yang sama. Kita dibekali alat yang sama untuk berfikir yaitu otak, dan kesempatan yang sama dengan diberi waktu 24 jam perhari. Saya tidaak pernah mendengar bahwa einstein atau nicolas tesla yang cerdas itu diberi waktu 32 jam perhari, mereka sama seharinya 24 jam seperti kita.
Dalam segi waktu atau kesempatan memang kita diberi kesempatan yang sama. Tapi akhir-akhir ini saya berfikir apakah kita juga diberi kapasitas yang sama ? Karna saya perhatikan dalam penerimaan sebuah pelajaran misalnya, ada orang yang cepat memahami maatematika, ada yang tidak, ada yang cepat memahami rumus, ada yang tidak.Ada yang cepat hafalannya, ada yang tidak, bahkan ada yang tidak cepat sama sekali dalam pelajaran apapun.
Dari kasus diatas timbul-lah pertanyaan saya, apakah kecerdasan itu di bentuk atau dilahirkan ? jika dilahirkan mungkin cukup hanya sekedar mengasahnya, jika dibentuk, metode apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan kecerdasan tersebut ?
Pertanyaan ini timbul dari diri mereka yang merasa sangat lemah dalam memahami matematika, logika dan rumus. Mereka tidak pernah mendapatkan pelajarannya kecuali minder.Apakah kecerdasan matematika itu harus dilahirkan ? tidak bisa hanya sekedar di bentuk ?atau dihapalkan? Kemudian lupa lagi ? Karna tidak mungkin dilahirkan lagi, Apakah ada cara membentuk otak menjadi cerdas secara cepat, instan dan konsisten ?


EmoticonEmoticon