Kamis, 06 September 2018

perang tagar

Tags

PERANG TAGAR

Mendekati penghujung tahun 2018, ada banyak sekali kejadian yang membuat masyarakat semakin terpecah belah, diantara yang paling terasa adalah pemilihan presiden tahun 2019, yang sebetulnya masih jauh menurut Mang Momod, pengamat jebolan warung kopi Bi Uken, tapi mungkin dekat dari kacamata politik. Di media sosial kita diramaikan dengan tagar #2019gantipresiden,kemudian muncul tagar tandingan #2019tetapjokowi.
Tidak peduli yang diposting apa, komentarnya #2019gantipresiden,  atau #2019tetapjokowi. Dua tagar yang sbetulnya mewakili kubu pemerintah dan oposisi. Pertanyaannya apakah dua tagar tersebut benar-benar mewakili rakyat, atau hanya mewakili segelintir elite yang berkepntingan ? Karena yang terjadi dilapangan, jika anda perhatikan kejadian  tersebut hanya memicu polarisasi diantara masyarakat, yang berujung pada terancamnya persatuan indonesia secara keseluruhan.
Anda mungkin pernah mendengar ada orang yang bertikai gara-gara membela pemerintah, tidak mau belanja di warung si A gara-gara pro pemerintah, debat kusir di facebook sampai membawa pasukan hewan dari kebun binatang gara-gara tagar #2019gantipresiden. Atau pada penghadangan-penghadangan dibeberapa daerah.
Perpecahan yang sudah pada tingkat yang menghawatirkan. Karena idealnya mungkin begini, ketika pemerintah berlaku adil maka kita dukung sepenuhnya, ketika berlaku dzolim kita kritik kesalahannya. Bukan karena kita oposisi, segala kebijakan pemerintah meskipun faktanya memang benar, tetap kita anggap salah, seakan di jidat pemerintah itu cuma ada kata salah. Bukan pula karena kita pro pemerintah, segala kebijakannya meskipun nampak salah, kita benarkan dan dibela habis-habisan. Jadi terkesan oposisi cenderung nyinyir, dan pro pemerintah cenderung menjilat.
Merinding jika membayangkan kejadian seperti ini terus berlanjut, mengingat juga negara kita tidak punya estapet kepemimpinan yang baik dalam pemerintahan. Bagaimana? Sudah merinding? Merindinglah kalian, mengerutlah jiwa kalian, jangan tidak merinding !

This Is The Oldest Page


EmoticonEmoticon